Ketahui 21 Manfaat Lidah Mertua bagi Kesehatan, Pembersih Udara Optimal! - Jurnal Antasari

Jumat, 20 Februari 2026 oleh maharani

Sansevieria trifasciata, yang secara luas dikenal di masyarakat, adalah spesies tumbuhan sukulen yang berasal dari wilayah tropis Afrika Barat.

Tumbuhan ini memiliki karakteristik daun yang tumbuh vertikal, kaku, dan tebal dengan corak unik, menjadikannya elemen dekoratif yang sangat digemari karena ketahanannya yang luar biasa terhadap berbagai kondisi lingkungan dan perawatannya yang tergolong mudah.

Ketahui 21 Manfaat Lidah Mertua bagi Kesehatan, Pembersih Udara Optimal! - Jurnal Antasari

manfaat lidah mertua untuk kesehatan

  1. Memurnikan Udara Secara Efektif

    Salah satu khasiat paling terdokumentasi dari Sansevieria trifasciata adalah kemampuannya dalam menyaring polutan udara.

    Studi fundamental yang dipublikasikan oleh NASA, yaitu Clean Air Study, mengidentifikasi tanaman ini sebagai salah satu agen pemurni udara hayati yang paling efisien.

    Penelitian tersebut secara spesifik menunjukkan kapasitasnya dalam menyerap toksin umum di dalam ruangan, sehingga berfungsi sebagai filter udara alami.

    Proses pemurnian terjadi ketika stomata pada daun menyerap gas-gas berbahaya dari udara sekitar. Senyawa polutan ini kemudian diangkut ke sistem akar, di mana mikroorganisme tanah akan menguraikannya menjadi zat yang tidak berbahaya.

    Kemampuan ini sangat berharga untuk memperbaiki kualitas udara di lingkungan tertutup seperti perkantoran dan tempat tinggal, yang seringkali memiliki sirkulasi udara terbatas.

  2. Menghilangkan Formaldehida

    Formaldehida merupakan senyawa organik volatil (VOC) berbahaya yang umum ditemukan pada produk rumah tangga seperti furnitur, karpet, dan produk pembersih. Paparan jangka panjang terhadap formaldehida dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan.

    Studi yang dimuat dalam jurnal seperti HortTechnology mengonfirmasi bahwa Sansevieria trifasciata secara aktif menyerap formaldehida dari udara.

    Tanaman ini memetabolisme formaldehida melalui proses fitoremediasi, mengubahnya menjadi asam organik dan gula yang aman bagi tanaman.

    Dengan menempatkan beberapa tanaman ini di dalam ruangan, konsentrasi formaldehida dapat diturunkan secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman untuk bernapas bagi penghuninya.

  3. Menyerap Benzena dari Udara

    Benzena adalah polutan udara umum lainnya yang diklasifikasikan sebagai karsinogen dan dapat ditemukan dalam asap rokok, deterjen, dan cat. Kehadiran benzena di dalam ruangan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius.

    Penelitian ilmiah, termasuk yang dirujuk dalam laporan NASA, telah membuktikan efektivitas Sansevieria dalam menghilangkan benzena dari atmosfer tertutup.

    Kemampuan tanaman untuk menyerap benzena sangat penting untuk area dengan ventilasi buruk atau di mana bahan kimia yang mengandung benzena sering digunakan. Proses absorpsi yang berkelanjutan membantu mengurangi beban toksik di udara secara pasif.

    Hal ini menjadikan tanaman tersebut sebagai komponen penting dalam strategi peningkatan kualitas udara dalam ruangan secara alami.

  4. Memproduksi Oksigen di Malam Hari

    Berbeda dengan mayoritas tumbuhan yang melepaskan oksigen pada siang hari, Sansevieria trifasciata memiliki metabolisme fotosintesis unik yang disebut Crassulacean Acid Metabolism (CAM).

    Mekanisme ini memungkinkan tanaman untuk membuka stomatanya pada malam hari untuk menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Proses ini merupakan adaptasi untuk bertahan hidup di lingkungan kering dengan meminimalkan penguapan air di siang hari.

    Karakteristik unik ini menjadikannya tanaman yang ideal untuk ditempatkan di kamar tidur.

    Pelepasan oksigen yang stabil sepanjang malam dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, menjaga kadar oksigen di ruangan tetap optimal, dan mendukung fungsi pernapasan yang lebih baik selama beristirahat.

  5. Mengurangi Kadar Karbon Dioksida (CO2)

    Sebagai bagian dari proses fotosintesis CAM, tanaman ini secara efisien menyerap karbon dioksida (CO2) dari lingkungan sekitarnya, terutama pada malam hari.

    Tingkat CO2 yang tinggi di dalam ruangan dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, dan penurunan fungsi kognitif. Kehadiran Sansevieria membantu menstabilkan kadar CO2.

    Dengan mengubah CO2 menjadi biomassa dan oksigen, tanaman ini berperan sebagai penyerap karbon alami di dalam ruangan.

    Penempatan strategis di area berkumpul atau ruang kerja dapat membantu menjaga udara tetap segar dan mengurangi efek negatif dari penumpukan CO2 akibat aktivitas manusia.

  6. Menurunkan Risiko Alergi di Udara

    Permukaan daun Sansevieria yang luas dan tegak dapat berfungsi sebagai perangkap pasif untuk partikel alergen di udara, seperti debu, bulu hewan, dan spora jamur.

    Partikel-partikel ini menempel pada permukaan daun, sehingga mengurangi jumlahnya yang bersirkulasi di udara. Ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih bagi individu yang rentan terhadap alergi pernapasan.

    Selain menjebak partikel, pelepasan uap air melalui transpirasi juga dapat sedikit meningkatkan kelembapan, yang membantu mengendapkan partikel debu dari udara.

    Membersihkan daun secara teratur akan menghilangkan alergen yang terperangkap dan menjaga efektivitas tanaman sebagai filter udara pasif.

  7. Membantu Meredakan Gejala Sick Building Syndrome

    Sick Building Syndrome (SBS) adalah kondisi di mana penghuni gedung mengalami gejala kesehatan akut yang terkait dengan waktu yang dihabiskan di dalam gedung tersebut.

    Gejala umum meliputi sakit kepala, iritasi mata, dan kelelahan, yang seringkali disebabkan oleh kualitas udara dalam ruangan yang buruk. Kemampuan Sansevieria dalam menyaring VOC dan menstabilkan kadar CO2 secara langsung mengatasi penyebab utama SBS.

    Dengan meningkatkan kualitas udara secara keseluruhan, tanaman ini membantu menciptakan lingkungan kerja atau tempat tinggal yang lebih sehat.

    Berbagai studi mengenai biofilia juga menunjukkan bahwa kehadiran tanaman dapat mengurangi stres dan meningkatkan persepsi kenyamanan, yang secara tidak langsung turut meredakan gejala psikologis yang terkait dengan SBS.

  8. Meningkatkan Kelembapan Udara

    Meskipun dikenal sebagai tanaman sukulen yang hemat air, Sansevieria tetap melakukan proses transpirasi, yaitu pelepasan uap air melalui daunnya. Proses ini secara alami membantu meningkatkan tingkat kelembapan relatif di sekitarnya.

    Udara dalam ruangan yang terlalu kering, terutama di ruangan ber-AC, dapat menyebabkan kulit kering, bibir pecah-pecah, dan iritasi saluran pernapasan.

    Dengan melepaskan kelembapan secara perlahan, tanaman ini berfungsi sebagai pelembap udara alami berskala kecil.

    Manfaat ini sangat terasa di iklim kering atau selama musim dingin, di mana sistem pemanas dapat membuat udara menjadi sangat kering, sehingga membantu menjaga kesehatan kulit dan sistem pernapasan.

  9. Memiliki Sifat Antimikroba Potensial

    Beberapa penelitian etnobotani dan studi laboratorium awal telah mengeksplorasi potensi ekstrak daun Sansevieria trifasciata sebagai agen antimikroba.

    Penelitian yang dipublikasikan di jurnal seperti Journal of Pharmacy and Biological Sciences menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap beberapa jenis bakteri dan jamur patogen.

    Meskipun manfaat ini lebih bersifat farmakologis dan memerlukan penelitian lebih lanjut untuk aplikasi klinis, hal ini menyoroti potensi biokimia tanaman tersebut.

    Senyawa aktif seperti saponin dan fenol yang terkandung di dalamnya diyakini bertanggung jawab atas sifat antimikroba ini, menunjukkan kekayaan fitokimia dari spesies ini.

  10. Memperbaiki Kualitas Tidur

    Kombinasi dari produksi oksigen malam hari dan kemampuan menyaring polutan udara menjadikan Sansevieria sebagai tanaman pendukung tidur yang sangat baik. Peningkatan kadar oksigen di kamar tidur dapat menghasilkan tidur yang lebih nyenyak dan restoratif.

    Kualitas udara yang lebih bersih juga mengurangi potensi gangguan pernapasan saat tidur.

    Secara psikologis, kehadiran elemen hijau dan alami di ruang tidur juga terbukti memiliki efek menenangkan.

    Hal ini sejalan dengan prinsip desain biofilik, yang menghubungkan interaksi dengan alam dengan penurunan tingkat stres dan peningkatan rasa tenang, faktor-faktor penting untuk mencapai tidur berkualitas.

  11. Mendukung Kesehatan Mental dan Mengurangi Stres

    Interaksi dengan tanaman, bahkan secara pasif, telah terbukti memberikan manfaat psikologis yang signifikan, sebuah konsep yang dikenal sebagai hipotesis biofilia.

    Kehadiran Sansevieria di ruang kerja atau rumah dapat membantu menurunkan tingkat stres, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan. Warna hijau tanaman secara visual menenangkan sistem saraf.

    Merawat tanaman ini, yang perawatannya sangat mudah, juga dapat memberikan rasa pencapaian dan rutinitas yang menenangkan.

    Sebuah studi dalam Journal of Physiological Anthropology menemukan bahwa merawat tanaman dapat menekan aktivitas sistem saraf simpatik, yang terkait dengan respons "lawan atau lari" terhadap stres.

  12. Perawatan Mudah dan Tahan Banting

    Salah satu manfaat tidak langsung bagi kesehatan adalah perawatannya yang sangat mudah. Tanaman ini sangat toleran terhadap berbagai kondisi, termasuk cahaya rendah dan penyiraman yang tidak teratur.

    Bagi individu yang sibuk atau pemula dalam merawat tanaman, karakteristik ini menghilangkan stres dan kecemasan yang seringkali menyertai pemeliharaan tanaman hias.

    Kemudahan perawatan ini memastikan bahwa manfaat kesehatan lainnya, seperti pemurnian udara dan dukungan psikologis, dapat dinikmati secara berkelanjutan tanpa menjadi beban.

    Hal ini menjadikan Sansevieria pilihan yang sangat praktis untuk mendapatkan manfaat tanaman dalam ruangan dengan usaha minimal.

  13. Berpotensi sebagai Anti-inflamasi Alami

    Dalam beberapa sistem pengobatan tradisional di Afrika, daun Sansevieria digunakan secara topikal untuk meredakan peradangan. Daun yang dipanaskan atau dihaluskan diaplikasikan sebagai kompres pada luka, gigitan serangga, atau area yang bengkak.

    Dipercaya bahwa senyawa saponin dan getah di dalam daun memiliki sifat anti-inflamasi.

    Penting untuk dicatat bahwa penggunaan ini bersifat etnobotani dan belum didukung oleh uji klinis yang ekstensif pada manusia.

    Namun, praktik ini menunjukkan bahwa tanaman tersebut telah lama dihargai karena potensi terapeutiknya dan menjadi subjek yang menarik untuk penelitian farmakologi di masa depan.

  14. Menyerap Radiasi Elektromagnetik Tingkat Rendah

    Terdapat klaim populer bahwa Sansevieria dapat membantu menyerap radiasi elektromagnetik tingkat rendah yang dipancarkan oleh perangkat elektronik seperti komputer dan router Wi-Fi.

    Meskipun bukti ilmiah yang kuat untuk klaim ini masih terbatas, secara teoretis, massa biologis tanaman yang padat air dapat menyerap sebagian kecil energi frekuensi radio.

    Terlepas dari tingkat efektivitasnya dalam menyerap radiasi, menempatkan tanaman di dekat perangkat elektronik tetap memberikan manfaat lain yang sudah terbukti, seperti pemurnian udara dan pengurangan stres.

    Manfaat psikologis dari keyakinan bahwa tanaman tersebut memberikan perlindungan juga dapat berkontribusi pada rasa nyaman di lingkungan kerja.

  15. Meningkatkan Fokus dan Produktivitas

    Kehadiran tanaman di lingkungan kerja telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan konsentrasi, memori, dan produktivitas.

    Sebuah studi dari University of Exeter menunjukkan bahwa karyawan di kantor yang dilengkapi dengan tanaman 15% lebih produktif daripada mereka yang bekerja di ruangan tanpa elemen hijau.

    Sansevieria, dengan bentuknya yang tidak mengganggu, sangat cocok untuk ditempatkan di meja kerja.

    Teori Restorasi Perhatian (Attention Restoration Theory) menyatakan bahwa memandang elemen alam, bahkan untuk sesaat, dapat membantu memulihkan kapasitas mental dari kelelahan. Ini memungkinkan individu untuk kembali fokus pada tugas dengan energi kognitif yang diperbarui.

  16. Berfungsi sebagai Peredam Suara Alami

    Meskipun bukan merupakan peredam suara yang signifikan, gugusan daun Sansevieria yang padat dan tebal dapat membantu menyerap dan memecah gelombang suara.

    Penempatan beberapa tanaman di sepanjang dinding atau di sudut ruangan dapat sedikit mengurangi gema dan kebisingan latar belakang frekuensi tinggi. Efek ini lebih terasa di ruangan dengan permukaan keras seperti lantai kayu atau beton.

    Manfaat akustik ini, meskipun minor, berkontribusi pada penciptaan lingkungan yang lebih tenang dan damai. Di kantor berkonsep terbuka atau apartemen perkotaan, setiap pengurangan kebisingan dapat meningkatkan kenyamanan dan konsentrasi.

  17. Toleran terhadap Cahaya Rendah

    Kemampuan Sansevieria untuk tumbuh subur dalam kondisi cahaya rendah menjadikannya pilihan ideal untuk sudut ruangan, koridor, atau kamar mandi yang tidak mendapatkan banyak sinar matahari.

    Hal ini memungkinkan manfaat kesehatan dari tanaman hias dapat dirasakan di lebih banyak area di dalam rumah atau kantor. Banyak tanaman pemurni udara lainnya memerlukan cahaya terang untuk berfungsi optimal.

    Dengan membawa elemen alam ke ruang yang lebih gelap, tanaman ini membantu meningkatkan estetika dan menciptakan suasana yang lebih hidup.

    Kemampuannya untuk tetap sehat dalam kondisi suboptimal juga memperkuat perannya sebagai tanaman yang tidak menuntut banyak perawatan.

  18. Penggunaan Tradisional untuk Luka Bakar dan Goresan

    Serupa dengan penggunaannya untuk peradangan, getah dari daun Sansevieria telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati luka bakar ringan dan goresan.

    Sifatnya yang mendinginkan dan potensi antimikrobanya diyakini membantu menenangkan kulit yang teriritasi dan mencegah infeksi. Getah diaplikasikan langsung ke area yang terkena.

    Praktik ini mirip dengan penggunaan lidah buaya (Aloe vera) dan menunjukkan adanya senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kulit.

    Namun, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional medis untuk pengobatan luka dan tidak hanya mengandalkan pengobatan herbal tanpa panduan yang tepat.

  19. Simbol Energi Pelindung dalam Feng Shui

    Dalam praktik Feng Shui, Sansevieria dianggap sebagai tanaman yang membawa energi pelindung dan keberuntungan. Daunnya yang tumbuh ke atas melambangkan pertumbuhan, vitalitas, dan energi positif (Chi) yang kuat.

    Tanaman ini sering ditempatkan di dekat pintu masuk untuk melindungi rumah dari energi negatif.

    Meskipun ini adalah manfaat yang bersifat metafisik, dampak psikologisnya bisa sangat nyata. Keyakinan bahwa lingkungan seseorang terlindungi dan harmonis dapat meningkatkan rasa aman, mengurangi kecemasan, dan secara positif memengaruhi kesejahteraan mental penghuninya.

  20. Meningkatkan Estetika Ruangan

    Manfaat visual dari Sansevieria tidak boleh diabaikan. Bentuk arsitekturalnya yang modern dan minimalis cocok dengan berbagai gaya dekorasi interior, dari kontemporer hingga tradisional.

    Keindahan visual ini secara langsung memengaruhi suasana hati dan persepsi terhadap suatu ruang.

    Lingkungan yang tertata dengan baik dan menyenangkan secara estetis telah terbukti mengurangi stres dan meningkatkan kepuasan hidup.

    Dengan menambahkan sentuhan hijau yang elegan, tanaman ini meningkatkan kualitas visual ruang hidup, yang pada gilirannya mendukung kesehatan emosional dan mental.

  21. Sumber Serat Alami yang Bersejarah

    Secara historis, serat kuat yang diekstrak dari daun Sansevieria digunakan oleh masyarakat adat untuk membuat tali, kain, dan tali busur.

    Meskipun bukan manfaat kesehatan langsung bagi individu modern, hal ini menyoroti keberlanjutan dan potensi material dari tanaman ini. Penelitian modern terus mengeksplorasi serat alami sebagai alternatif ramah lingkungan untuk bahan sintetis.

    Mengetahui sejarah dan kegunaan multifungsi dari tanaman yang kita rawat dapat memperdalam hubungan kita dengan alam.

    Hal ini menumbuhkan rasa penghargaan dan kesadaran ekologis, yang merupakan komponen penting dari gaya hidup sehat dan seimbang secara holistik.